Of Course It All Luck

of course it's all luck_2

Mengabadikan keseharian dengan kamera menjadi hal yang biasa saja beberapa tahun ke belakang, sejak semua orang dapat melakukannya dengan mudah dan cepat dengan ponsel pribadi. Cukup dengan mengamati dari unggahan di Instagram kita mungkin sepakat bahwa banyak orang sanggup menciptakan foto yang memanjakan mata, semua orang seperti sudah punya kesadaran akan foto apa yang menarik, komposisi, warna dan objek. Seragam? Itu soal lain.

Beberapa kali ngobrol dengan Ridha Aditya Nugraha, saya berkesimpulan bahwa hal-hal seragam tidak ia minati, dalam hidup misalnya ia punya pandangan yang acap berbeda dengan umumnya orang yang saya kenal, setidaknya saya (bagi saya, saya seperti orang kebanyakan), dalam fotografi? Sepertinya ia tidak penuh menyadari tentang keseragaman ini, sampai pada satu pertemuan di mana saya, Ridha dan beberapa teman sedang santap sore dan Ia memperilhatkan foto-fotonya selama ia menetap di Eropa karena alasan studi.

Kami melihat ulang foto-fotonya dan menemukan satu hal yang mungkin Ridha sukai yang beberapa kali hadir di dalam fotonya, binatang. Memang menampilkan binatang dalam foto bukanlah hal unik dalam street photography, dan bisa jadi kehadirannya di dalam frame tidak disengaja, seperti yang Ridha akui bahwa ia tidak memiliki kontrol utuh atas komposisi yang ia kehendaki.

Tapi bagi saya menghadirkan fotografi Ridha dalam pameran ini bukan lah pula hal sia-sia karena menjadi penting ketika proses ini juga dilihat dan dibagikan kepada khalayak sebagai sebuah cermin untuk memahami proses, bagaimana berupaya membuat karya otentik lewat membaca ulang apa yang sudah dilakukan.

Saya berharap pameran ini adalah awal untuk proyek-proyek fotografi Ridha yang lain walau mungkin semuanya seperti kata Henri Cartier Bresson, “Of course it’s all luck”.

(Teks oleh Bey Shouqi)


RIDHA ADITYA NUGRAHA

Ridha is a self-taught photographer who started experimenting with old cameras in 2008. Since then, he has focused his interest in the so-called street photography, namely in black and white. He won two national photography awards, one held by Canon-Fotografer.net (2012) and the other one was Bingkai Jakarta held by National Geographic Indonesia and Universitas Indonesia (2010).

Ridha Aditya Nugraha believes in a saying “one photo, thousands stories”.

r2

r3

r4

r1